2026-06-01 HaiPress

Sumber Antara
JAKARTA, iDoPress - Rumah dinas milik Dinas Pertamanan di area Tempat Pemakaman Umum (TPU), Jalan Kebon Nanas, Jatinegara, Jakarta Timur kebakaran, Minggu (31/5/2026) malam.
Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur, Abdul Wahid mengatakan kebakaran tersebut diduga akibat korsleting listrik. Kerugian mencapai Rp 10 juta.
"Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp10 juta," kata Abdul Wahid dikutip Antara, Senin (1/6/2026).
Laporan kebakaran itu diterima petugas pada pukul 21.25 WIB. Informasi pertama disampaikan oleh warga bernama Taufiq yang melihat kobaran api di lokasi kejadian.
Saat kebakaran itu terjadi, rumah dinas milik Dinas Pertamanan itu diketahui dalam kondisi kosong dan tidak dihuni.
Saat kejadian, warga sekitar baru saja selesai beraktivitas, namun kemudian mendengar teriakan yang mengabarkan adanya kebakaran. Ketika dicek, api sudah membesar dan membakar bangunan tersebut.
Warga langsung menghubungi Sentra Komando Kebakaran (SCC) Damkar Jakarta untuk meminta bantuan. Menindaklanjuti laporan tersebut, Sudin Gulkarmat Jakarta Timur mengerahkan 11 unit pemadam kebakaran dengan dukungan 55 personel ke lokasi.
"Unit pertama tiba di lokasi pada pukul 21.28 WIB dan langsung melakukan penanganan. Proses pemadaman dimulai pukul 21.34 WIB," ujar Abdul.
Petugas dapat melokalisasi api pada pukul 21.44 WIB sehingga kebakaran tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.
Setelah api dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan mulai pukul 21.52 WIB untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 22.15 WIB.
Meski menyebabkan kerugian material, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Petugas sempat menyelamatkan tiga kepala keluarga (KK) atau sembilan jiwa yang berada di sekitar lokasi dari potensi dampak kebakaran yang lebih besar.
Abdul pun mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan instalasi listrik yang dapat memicu kebakaran. Pemeriksaan berkala terhadap jaringan dan peralatan listrik dinilai penting guna mencegah kejadian serupa terulang.
"Korban nihil dan pemadaman telah selesai dilakukan. Situasi di lokasi sudah aman," ucap Abdul.
iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang
Penafian: Artikel ini direproduksi dari media lain. Tujuan pencetakan ulang adalah untuk menyampaikan lebih banyak informasi. Ini tidak berarti bahwa situs web ini setuju dengan pandangannya dan bertanggung jawab atas keasliannya, dan tidak memikul tanggung jawab hukum apa pun. Semua sumber daya di situs ini dikumpulkan di Internet. Tujuan berbagi hanya untuk pembelajaran dan referensi semua orang. Jika ada pelanggaran hak cipta atau kekayaan intelektual, silakan tinggalkan pesan kepada kami.
©hak cipta2009-2020 Jaringan Pendidikan Shell Hubungi kami SiteMap