Rumah Pendidikan orang dewasa Aliansi bisnis ESports Transaksi real estat Komunitas keuangan Lebih Lebih

Kemendagri Apresiasi 3 Kabupaten Terbaik Tanggulangi Kemiskinan dan Stunting di Sulawesi

2026-06-03 HaiPress

KENDARI, iDoPress - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menetapkan Kabupaten Sidenreng Rappang, Bolaang Mongondow Timur, dan Gowa sebagai kabupaten yang berhasil menanggulangi kemiskinan dan menurunkan stunting di regional Sulawesi.

Kinerja ketiga kabupaten tersebut diganjar penghargaan dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah (Pemda) Berprestasi 2026 Regional Sulawesi di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (29/5/2026).

Kabupaten Sidenreng Rappang sebagai Terbaik I mendapatkan insentif fiskal sebesar Rp 3 miliar. Selanjutnya, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur yang menempati Terbaik II meraih insentif Rp 2 miliar, sedangkan Kabupaten Gowa di posisi Terbaik III menerima insentif Rp 1 miliar.

Penghargaan tersebut diberikan secara simbolis oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Politik Dan Keamanan (Polkam) Djamari Chaniago kepada Bupati Sidenreng Rappang, Bolaang Mongondow Timur, dan Gowa.

Dalam sambutannya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengatakan bahwa para pemenang ditentukan berdasarkan data yang terukur dari berbagai instansi resmi, yaitu Badan Pusat Statistik (BPS) serta Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

Adapun aspek penilaian mencakup sinergi program, capaian pelayanan, hingga efektivitas intervensi di tingkat desa.

Selain melihat tren penurunan angka kemiskinan dan stunting sebagai hasil konkret, Kemendagri juga mempertimbangkan inovasi daerah dalam menghadirkan solusi kreatif, responsif, dan berkelanjutan sebagai aspek krusial penilaian.

Melalui ajang tersebut, Tito berharap penghargaan yang diberikan semakin memotivasi pemda untuk terus menghadirkan program yang berdampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menanggulangi kemiskinan dan mempercepat penurunan stunting.

Digelar tiga gelombang

Setelah rangkaian penghargaan di enam regional rampung, Tito menyampaikan bahwa Kemendagri akan menggelar gelombang kedua dan ketiga yang akan berlangsung hingga November 2026.

Menurutnya, skema tiga gelombang tersebut bertujuan meningkatkan kesempatan pemda untuk meraih apresiasi atas kinerjanya.

Tito menyebut, daerah yang belum meraih penghargaan pada gelombang pertama masih dapat berkompetisi pada gelombang berikutnya melalui kategori yang akan ditetapkan kemudian.

“Secara keseluruhan, rangkaian Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 direncanakan berlangsung sebanyak 18 kali hingga akhir November 2026,” ujarnya, dikutip dari siaran langsung di kanal YouTube iDoPress, Jumat.

iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang

Penafian: Artikel ini direproduksi dari media lain. Tujuan pencetakan ulang adalah untuk menyampaikan lebih banyak informasi. Ini tidak berarti bahwa situs web ini setuju dengan pandangannya dan bertanggung jawab atas keasliannya, dan tidak memikul tanggung jawab hukum apa pun. Semua sumber daya di situs ini dikumpulkan di Internet. Tujuan berbagi hanya untuk pembelajaran dan referensi semua orang. Jika ada pelanggaran hak cipta atau kekayaan intelektual, silakan tinggalkan pesan kepada kami.

Hubungi kami

©hak cipta2009-2020 Jaringan Pendidikan Shell    Hubungi kami  SiteMap