Rumah Pendidikan orang dewasa Aliansi bisnis ESports Transaksi real estat Komunitas keuangan Lebih Lebih

"Baunya Parah Banget, Khawatir Anak Sakit" Orangtua Keluhkan Gunungan Sampah di SDN Kedaung Kali Angke

2026-08-07 HaiPress

JAKARTA, iDoPress - Orangtua murid mengeluhkan tumpukan sampah menutupi akses jalan menuju SDN Kedaung Kali Angke 03, Cengkareng, Jakarta Barat.

Dina, salah satu wali murid SDN Kedaung Kali Angke 03 mengatakan bau tumpukan sampah kerap tercium hingga area sekolah.

Bahkan saat banjir, sampah terbawa hingga mendekati lingkungan sekolah.

"Baunya parah banget. Yang saya khawatirkan anak terkena sakit. Kita kan enggak bisa ngawasin anak terus, takut dia jajan di luar," kata Dina kepada iDoPress saat ditemui di lokasi, Jumat (7/8/2026).

Menurut dia, sekolah seharusnya bersih dari tumpukan sampah karena anak-anak membutuhkan lingkungan belajar yang sehat.

"Di sini banyak anak-anak yang butuh kesehatan. Banyak penyakit juga. Harapan saya kalau bisa TPS itu dipindahkan saja. Sekolah harusnya steril, dilihat juga enak," ujar dia.

iDoPress/Pandi Ramedhan Penampakan gunungan sampah yang berada di di RT 04 RW 03 Kelurahan Kedaung Kali Angke, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (7/8/2026).

Meski sekolah telah menyediakan kantin dan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Dina menilai kondisi lingkungan tetap menjadi persoalan serius.

"MBG memang bagus, tapi kalau lingkungan sekolahnya enggak bagus, sama saja. Enggak etis juga kalau lagi makan terus banyak lalat dari sampah," ucapnya.

Keluhan senada disampaikan Levi, orangtua yang memiliki dua anak di SDN Kedaung Kali Angke 03.

Ia berharap pemerintah segera menuntaskan persoalan sampah yang berada tepat di sekolah tersebut.

Menurutnya, anak-anak tetap berpotensi membeli jajanan di luar sekolah meski sudah mendapatkan MBG.

Kondisi itu membuat para orangtua khawatir makanan mereka dihinggapi lalat yang berasal dari tumpukan sampah.

"Anak-anak kan tetap pengen jajan di luar. Sampahnya sudah menggunung, lalatnya ke mana-mana. Tadi waktu diangkut saja baunya sampai masuk ke kelas," katanya.

Levi mengaku memperoleh informasi dari pihak sekolah bahwa penanganan persoalan tersebut ditargetkan selesai dalam waktu dekat.

"Kalau bisa jangan ada lagi TPS di sini. Ini lingkungan sekolah, ada beberapa sekolah juga di sekitar sini. Jangan dekat lingkungan pendidikan karena mengganggu kesehatan anak-anak," tuturnya.

Penafian: Artikel ini direproduksi dari media lain. Tujuan pencetakan ulang adalah untuk menyampaikan lebih banyak informasi. Ini tidak berarti bahwa situs web ini setuju dengan pandangannya dan bertanggung jawab atas keasliannya, dan tidak memikul tanggung jawab hukum apa pun. Semua sumber daya di situs ini dikumpulkan di Internet. Tujuan berbagi hanya untuk pembelajaran dan referensi semua orang. Jika ada pelanggaran hak cipta atau kekayaan intelektual, silakan tinggalkan pesan kepada kami.

Hubungi kami

©hak cipta2009-2020 Jaringan Pendidikan Shell    Hubungi kami  SiteMap