Rumah Pendidikan orang dewasa Aliansi bisnis ESports Transaksi real estat Komunitas keuangan Lebih Lebih

Kronologi Pemuda Hilang Tenggelam di Kali Ciliwung Jakbar, Diduga Panik Dikejar 5 Orang

2026-07-09 HaiPress

JAKARTA, iDoPress - Seorang pemuda bernama Ahmad Suwandi (26) hingga kini belum ditemukan setelah diduga tenggelam di Kali Ciliwung, Jalan Tomang Banjir Kanal, RT 07/RW 13, Tomang, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Korban diduga tenggelam pada Rabu (8/7/2026) malam setelah berusaha menghindari kejaran sejumlah orang tidak dikenal.

Kakak korban, Syaiful Bahri, mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologi yang menyebabkan adiknya menceburkan diri ke kali hingga akhirnya tenggelam.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, saat kejadian Ahmad sedang berkumpul bersama dua temannya di tanggul. Sekitar pukul 23.30 WIB, mereka didatangi lima orang tak dikenal.

"Nah, tiba-tiba tuh kayak ada orang, lima orang kayak buser gitu penampilannya (orang tidak dikenal), ya kan. Nah, nangkap mereka orang, gitu," kata Syaiful saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (9/7/2026).

Menurut Syaiful, sang adik bersama kedua temannya kemudian berusaha melarikan diri.

Kedua temannya kabur ke arah jalan, sedangkan Ahmad yang diduga panik berlari ke arah kali dan menceburkan diri.

"Tapi saya enggak tahu ya itu orang tidak dikenal tanda kutip buser atau gangster, saya enggak tahu soal itu. Masalahnya kan lagi musim seperti itu," tutur dia.

Syaiful memastikan adiknya tidak memiliki persoalan dengan siapa pun.

Ahmad sehari-hari bekerja di bagian gudang dan sejauh yang diketahuinya, tidak pernah terlibat masalah.

"Setahu saya adik saya baik-baik aja. Enggak ada, enggak ada masalah apa-apa. Nongkrong-nongkrong biasa sih. Gitu. Sebenarnya saya juga kan tinggalnya kan enggak di sini kan," ucapnya.

"Ya sepengetahuan saya, saya sering komunikasi sama teman-teman saya, 'Adik saya gimana?' 'Oh baik-baik aja sih, enggak ada masalah apa-apa', gitu," tambah Syaiful.

Ia juga mengatakan, salah seorang teman Ahmad yang berhasil melarikan diri sempat dimintai keterangan oleh pengurus setempat untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut.

Menurut Syaiful, teman adiknya itu menyebut tidak ada persoalan apa pun sebelum lima orang tak dikenal tiba-tiba datang menghampiri mereka.

"Mereka orang lagi pada nongkrong aja enggak ada indikasi. Nggak ada indikasi apa-apa. Nggak ada apa-apa tiba-tiba langsung lima orang itu langsung ngelilingin adek saya dan teman-temannya itu," tutur dia.

Penafian: Artikel ini direproduksi dari media lain. Tujuan pencetakan ulang adalah untuk menyampaikan lebih banyak informasi. Ini tidak berarti bahwa situs web ini setuju dengan pandangannya dan bertanggung jawab atas keasliannya, dan tidak memikul tanggung jawab hukum apa pun. Semua sumber daya di situs ini dikumpulkan di Internet. Tujuan berbagi hanya untuk pembelajaran dan referensi semua orang. Jika ada pelanggaran hak cipta atau kekayaan intelektual, silakan tinggalkan pesan kepada kami.

Hubungi kami

©hak cipta2009-2020 Jaringan Pendidikan Shell    Hubungi kami  SiteMap